Senin, 27 Juli 2015

My Profile

Hai para pecinta Blogger,disini saya akan menceritakan tentang pribadi saya.Anda bisa memangil saya Ufo itu panggilan dari teman-teman dan orang terdekat dari saya,tapi sebenarnya Nama lengkap saya Nasihatul Ufiyah saya bersekolah di SMKN 1 Demak dengan mengambil Jurusan Multimedia.
Hal yang sangat saya tidak sukai disaat saya disuruh untuk memakan buah Apel,karena saya sangat tidak suka dengan buah tersebut,Hobi saya adalah Membaca Komik,Novel percintaan dan olahraga.
Nah disini saya akan mengulas tentang Apa itu Adobe Premier?,Apa itu After Effect ?, dan disini saya juga akan membahas tentang yang masih berhubungan dengan Sofwer Editing video yang sering digunaka saat ini.
Sekian dari saya Assalamualaikum wr.wb

Membuat Running Text Pada Adobe Premiere Pro 1.5


Membuat Running Text Pada Adobe Premiere Pro 1.5
Kali ini kita akan membahas tentang Video Editing..... Mungkin pada saat Anda menonton TV, pasti Anda pernah melihat teks kecil yang berjalan dibawah. Biasanya teks-teks tersebut berisi berita-berita seperti berita bola terbaru, bencana – bencana, dan kasus-kasus kriminal yang terjadi di kehidupan masyarakat.

Dan kali ini saya membuat artikel tentang cara membuat teks berjalan pada sebuah video atau yang lebih dikenal dengan istilah “Running Text”. Namun,, sebelum melanjutkan ke tahap yang lebih jauh... Ada baiknya Anda download dulu file sumbernya.... Klik disini...


- Langkah – langkah untuk membuat running text adalah :
Langkah pertama adalah kita harus menginstall program Adobe Premiere 1.5 . Setelah program tersebut terinstall, lalu masuk ke program Adobe Premiere 1.5, Kemudian kita pilih New Project pada tampilan pertama untuk membuka lembar kerja atau project baru.


Maka akan muncul kotak dialog New Project. Pada pilihan Load Preset, kita atur menjadi DV – PAL (Standard 32 kHz) dan beri nama project kita pada kolom Nama. Misalkan namanya “Running Text” dan selanjutnya klik OK.


Dan pada pilihan Custom Setting, kita atur pada bagian General seperti yang ada pada gambar 0.3. Selanjutnya simpan pengaturan tersebut dengan meng-klik Save Preset.



Maka akan muncul kotak dialog seperti gambar 0.4. Kita beri nama Running Text dan untuk kolom Description, Isi sesuai keinginan Anda. Lau klik OK.



Maka akan muncul halaman project Adobe Premiere 1.5 seperti gambar 5 berikut.

Setelah itu kita import salah satu file video dari komputer dengan cara klik Ctrl + I pada Keyboard atau Klik Menu “File”, kemudian pilih Import ... lalu ambil salah satu file video di komputer Anda .

Dan, kemudian....

Setelah salah satu file video berhasil di import , masukkan video yang ada di bagian Project, kita drag ke kotak Timeline video 1 seperti gambar dibawah ini ...


Lalu, klik kanan pada bagian Project yang kosong , Pilih New Item → Title ....


Maka akan muncul tampilan sebagai berikut :


Setelah itu, pada pilihan Title Type, kita pilih type nya menjadi Crawl



Pada ToolBox kita pilih Type Tool (T) , Lalu tuliskan kata yang ingin kita buat berjalan, misalnya www.multimediasmkn4.blogspot.com


Selanjutnya kita beri jarak menggunakan spasi berlawanan arah dengan arah teks tersebut dari huruf terakhir. Pastikan teks tersebut berada pada bagian gambar video paling kanan. Beri spasi sampai teks melewati dan berada dikiri gambar video.

Selanjutnya kita simpan Title tersebut dengan cara klik Ctrl + S pada keyboard. Kita simpan title tersebut dengan nama terserah Anda. Disini saya misalkan namanya “Title”, lalu klik Save.


Selanjutnya, close kotak Title tersebut, dan secara otomatis title tadi akan berada di dalam bagian Project. Title yang sudah ada didalam bagian Project tadi di drag ke dalam Timeline video 2, Sesuaikan dengan video 0.1 yang berada di Timeline Video 1.


Cepat lambat title/ teks yang berjalan tadi ditentukan oleh panjang pendeknya durasi title pada Timeline. Terakhir, Anda dapat mengekspor video tsb dengan cara klik File, pillih export; Movie.


Berikan nama “Running Text” pada kolom nama, lalu klik save. Selamat Mencoba... Ditunggu komentarnya ya...

TUTORIAL MEMBUAT OPENING VIDEO DENGAN ADOBE PREMIERE PRO CS 3


"TUTORIAL MEMBUAT OPENING VIDEO DENGAN ADOBE PREMIERE PRO CS 3"



Halo Friend,saya kembali menyapa kalian dalam Artikel saya yang Berjudul
"Tutorial Membuat Opening Video dengan Adobe Premiere Pro Cs 3",disini saya hanya memberikan dasar membuat Opening dengan Premiere Pro Cs3 Selanjutnya Kembangkan sendiri ya broo........


Dasar Editing ada 3 Yaitu



Opening : opening dalam suatu video merupakan pembukaan yang biasanya berisi judul video, keterangan singkat mengenai video, dan biasanya menampilkan logo production yang memproduksi video tersebut.
Content : merupakan isi dari suatu video.. disinilah inti dari video tersebut.
Closing : merupakan bagian akhir dalam sebuah video. Biasanya berisikan credits ( nama-nama orang-orang yang ikut andil dalam video tersebut seperti sutradara, produser, cameramen, termasuk sang editor video tersebut dan lain-lain1. Buka Program Adobe Premiere Pro CS 3 dan atur sesuai keinginan Anda.. seperti yang sudah saya jelaskan pada tutorial Pengenalan..
2. langsung saja ke pembuatan opening sederhana ya sahabat..
3. untuk memberikan tulisan judul pada opening, sahabat bisa memakai title.. caranya klik Menu File, lalu Pilih New, lalu pilih Title (atau langsung klik ctrl + t pada keyboard)




4. maka akan muncul kotak dialog New Title.. isikan saja “judul-mempersembahkan”seperti pada gambar berikut.. lalu klik OK



5. Selanjutnya , setelah mengklik OK, akan keluar kotak dialog tempat mengedit Title seperti gambar berikut..




6. Buat tulisan nama produksi Anda dan tulisan mempersembahkan, misalnya seperti gambar berikut..



7. kalau sudah simpan title tersebut dengan cara klik ctrl + s pada keyboard.. lalu close kotak dialog tsb.. maka secara otomatis title yang Anda buat akan terletak pada project window
8. lakukan dengan cara yang sama untuk membuat judul video misalkan seperti ini..



9. Kemudian, Anda drag kedua title tersebut ke kotak time line seperti gambar berikut..




10. Untuk menambah sentuhan kreasi, kita bisa menambahkan efek transisi atau efek dalam video tersebut.. misalnya seperti gambar dibawah ini.. kita tambahkan efek transisi cross dissolve pada bagian awal.. maka video akan tampak transparan ke gambar utuh secara halus..




11. kemudian lakukan pada perpindahan ke title judul, kita coba pakai transisi cross zoom seperti gambar berikut..




12. Lalu, apabila Anda ingin menambahkan background gambar pada video tsb, Anda dapat meng-import gambar dari harddisk Anda.. caranya dengan cara klik menu File, lalu pilih import..




13. setelah keluar kotak dialog Import, pilih gambar yang akan Anda buat Background.. lalu klik open.. maka gambar akan terletak pada project window




14. Karena gambar tadi akan kita buat background.. kedua title tadi kita geser ke video 2 pada Timeline.. karena gambar yang akan kita buat background itu nantinya akan kita letakkan pada time line video 1.. (seperti sistem layer pada photoshop)




15. blok kedua title tersebut.. lalu drag saja ke kolom video 2 seperti gambar berikut




16. Kemudian drag gambar tadi ke Time line kolom video 1.




17. Karena gambar backgroundnya tidak mencukupi lebar video, kita buat agar gambar tsb dapat selebar video dan menutupi semua bagian dengan cara klik kanan gambar tersebut, lalu klik scale to frame size..








18. Sesuaikan panjang durasi gambar dengan panjang video title. Klik background, lalu pada pojok kanan, setelah muncul gambar panah kiri kanan kecil, seret ke kanan sesuai panjang video title yang berada diatasnya..





19. kalau sudah... Untuk mengakhiri opening ini, sebaiknya title dan background diberi transisi halus dari gambar utuh ke gambar transparan dengan memberikan transisi cross dissolve pada keduanya..





20. Anda juga dapat menambahkan audio agar video tidak membosankan.. namun sebaiknya nanti saja pada saat sudah menggabungkan antara opening, content, dan closing.. barulah kita menambahkan audionya..


20. Nah, jangan lupa menyimpan projek kita ini sahabat.. caranya klik Menu File, Pilih Save..


21. apabila Anda ingin melihat hasil opening ini, Anda dapat me-render video tersebut dengan cara Klik Menu File, lalu pilih Export, klik Movie..





22. setelah muncul kotak dialog Export, beri nama video tersebut, Lalu klik save.. tunggu sampai proses rendering selesai..
23. Setelah proses rendering selesai, Anda dapat melihat hasilnya dengan pemutar video di windows Anda

Hmmm.. sekian dulu tutorial kali ini.. tunggu tutorial selanjutnya dari saya yaa..
terimakasih..

Mengenal Adobe After Effect

Saya mengenal adobe After Effect baru beberapa bulan yang lalu, dari sebuah buku yang mengulas tentang video editing. Memang nama after effect sudah saya dengar sebelumnya dari guru multimedia saya di sekolah. Tapi, saya kurang tertarik, kirain fungsinya sama saja dengan adobe premiere, powerdirector dan kawan-kawannya gitu.

Ternyata setelah baca sana-sini dan googling di internet, saya baru tahu kalau after effect bukan sekedar untuk mengedit video, tapi lebih kepada pemberian efek visual dan animasi pada video. 



Biasanya, after effect ini digunakan untuk pembuatan iklan, intro film, dan pemberian efek pada video berdurasi pendek. Kita bisa lihat, di youtube banyak sekali video-video yang menggunakanafter effect. Dan hasilnya sangat luar biasa, anda bisa membuat simulasi pada video seperti halnya film-film hollywood. Misalnya membuat kamehameha kaya dragon ballz, membuat efek peperangan berdarah yg real, intro film yang menakjubkan, dan lain-lain, dan lain-lain...


Kalau agan gak mau ketinggalan zaman dalam urusan animasi, saya sarankan untuk mulai mempelajari dan mencoba after effect dari sekarang. Kenapa? Ya, seperti saya sebutkan diatas, diyoutube saja sudah banyak animator-animator dunia memilih after effect untuk program pengeditannya. Ini membuktikan bahwa adobe after effect sangat populer dikalangan animator.

Selain itu fasilitas di adobe after effect sangat banyak. Mulai dari pengaturan pergerakan, pencahayaan, kamera, objek 3d dan didukung oleh plugin yang sangat banyak. Untuk memulainya, agan bisa meluangkan waktu beberapa jam untuk mengenal tool-tool dan area kerja adobe after effect. Setelah itu, cobalah untuk mendalaminya dengan melihat tutorial tentang pembuatan berbagai animasi agar lebih memahami fungsi-fungsi lainnya. Tutorialnya bisa anda lihat di youtube atau jika ingin yang lebih bagus bisa anda lihat di video copilot. Jika sudah handal, dengan kreatifitas anda bisa membuat karya yang mengagumkan. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menghasilkan uang!!
Secara umum sesuai namanya bahwa After Effect ini merupakan software untuk membuat efek yang dinamis untuk video kita. Kemampuan software ini sungguh fantastis. Hampir semua efek yang sering anda tonton dalam film box office dapat dibuat dengan After Effect. Coba kita sebutkan efek-efek apa saja itu? Efek tertabrak mobil, efek diantarachaos lalu lintas dimana mobil saling menabrak seperti di Die Hard 4 di scene terowongan saat dikejar helikopter (btw saya jadi ingat celetukkan teman saya, sebentar lagi Die Hard akan diganti judulnya menjadi dajjal… karena tokoh utamanya memang tidak bisa mati oleh manusia biasa :p ), efek tembus kaca misalnya yang ada pada film Get Smart dimana perspektif kamera melingkari pesawat dari bawah menuju jendela, lalu kamera menembus kaca pesawat tersebut. Bagaimana melakukannya? Lalu efek ledakan pada suatu sudut kota, terlihat kendaraan ?misalnya bis? ditembakkan bazooka tapi meleset, dan bazookaitu pun meledak dibagian belakang bis sehingga menimbulkan efek dramatis. Kamerashacking, serpihan-serpihan ledakkan jatuh berhamburan. Dan tahukah anda yang sebenarnya terjadi? Sebenarnya ledakkan itu FAKE!! Anda percaya?? Percayalah it?s just a fake at all!!! Maaf maaf, saya terlalu bersemangat :D
Lalu ada lagi nich.. kita bisa merubah background yang ada pada video, dengan menggunakan matte paintingMatte painting ini adalah sebuah gambar yang terlihat realyang ditambahkan pada video sebagai background. Ingat film Sherlock Holmes saat scenediatas jembatan yang rusak beberapa menit sebelum film usai?? Lihatlah sekitarnya, apa mungkin kameramen, sutradara, clapper dan lain-lain ada pada tempat setinggi itu untuk menshoot artisnya? Mungkin sich mungkin saja, tapi apa ada yang lebih murah dari hihit.. yang lebih mahal banyak.. pokoknya apapun efeknya.. minumnya teh botol sosor :D
Yap, dengan matte painting, efek diatas bisa dilakukan tanpa harus membahayakan seluruh crew dan artis. Perkembangan ini menyebabkan kita tidak perlu mencari tempat-tempat yang baik untuk film, kita tinggal membuat gambar yang cocok, lalu backgroundpun tinggal diganti. Ini juga memungkinkan kita untuk shooting dalam satu studio saja. Tinggal memakai greenscreen, lalu dengan After Effect, greenscreen tersebut digantibackgroundnya menjadi gambar, gambar matte painting dibuat, dan diolah sedemikian rupa sehingga jadilah film tersebut. That?s easy.
Dibidang desain, tentunya anda mengenal Photoshop juga bisa digunakan untuk mendesain sesuatu seperti buku tahunan, company profile, dan lain sebagainya. Dengan After Effect, hal ini bisa dilakukan. Malah lebih dasyat lagi, desain anda bisa dijadikan animasi seperti perspektif 3D animasi, handwriting animation, grafiti, dan masih banyak lagi.
Intinya After Effect digunakan untuk menambahkan efek-efek visual dan juga membantu anda dalam hal desain layout yang teranimasi pada projek video anda.
Tata Letak

layout after effect
layout after effect

Kita mulai pembahasan dari atas tampilan software ini. Disana terdapat beberapa menu. Lalu dibagian bawahnya terdapat Toolbar yang terdiri dari banyak icon yang merupakan tooloperasional program.
Lalu bagian kiri terdapat sejenis library dan juga tampilan thumbnail dari elemen yang ada bila di seleksi.
Dibagian kanan terdapat pallete-pallete seperti Character, paragraph, info dan lain-lain.
Dibagian bawah terdapat sejenis detail effecttimeline, dan akan bertambah jendela bagian ini dalam bentuk tabs. Contohnya saat kita mengklik menu Composition > Add to Render Queue. Maka tampilan bawah ini berubah menjadi jendela tersebut.
Penggunaan
Penggunaan After ini secara prosedur mungkin agak membingungkan. Namun tentu ada alasan mengapa agak rumit seperti demikian. Prosedurnya yaitu saat anda membuka program ini, anda tidak menemukan apa-apa. Anda diharuskan untuk membuat komposisi baru dengan cara mengklik menu Composition > New Composition (ctrl+n). Isikan opsi-opsi yang ada dalam jendela yang keluar seperti nama komposisi, width dan height video,Pixel RatioFrame rate, kualitas resolusi saat pengeditan, dan juga durasi.
Lalu import footage (video dasar) yang anda punya kedalam library, termasuk juga gambar-gambar atau file audio yang anda punya. Caranya dengan mengklik menu file > import > file (ctrl+i).
Lalu tinggal menyeret elemen-elemen apa saja yang ada di library tadi kedalam timeline, memberi efek, menambahkan mask, memanipulasi gambar, dan sebagainya. Intinya proses pembuatan efek dilakukan.
Saat efek atau projek sudah selesai. Tahap akhirnya yaitu merender projek tersebut.Render adalah proses untuk menyatukan file projek kita, menjadi file yang berformatopenable, yakni berformat yang mudah dibuka seperti avi, wmf, gif dan sebagainya.
Percobaan Sederhana
Sekarang mari kita coba untuk membuat sesuatu di After Effect. Contoh sederhana saja ya, kita akan membuat sebuah gambar teks yang memiliki efek seperti sedang ditulis –writing– seperti terlihat di url ini. (silakan klik)
Baik langsung saja langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Pembuatan
Langkah ke 1:
Setelah software terbuka, maka pilih menu composition > new composition. Atau bisa diakses cepat dengan shortcut ctrl + N.
Langkah ke 2:
Pada composisiton name, isikan nama yang anda inginkan; Pada preset, isikan ukuran video anda; Pada kotak Duration isikan durasi video anda. Bila bingung, sama kan saja dengan penulis. Klik saja ok.
Langkah ke 3:
Gunakan Tool Horizontal Type Tool lalu ketikkan sesuatu di bagian composition. Ganti jenis teks anda menjadi lebih catchy layaknya desain grafiti. Saya menggunakan font URBAN HOOK-UPZ; Ubahlah warnanya.

texting_in_ae
texting_in_ae

Langkah ke 4:
Lalu pilihah Pen Tool dan telusurilah teks anda dimulai dari bagian kiri bawah seperti gambar dibawah ini:

tracking text ae
tracking text ae

Langkah ke 5:
Jika sudah, berilah efek stroke. Pilih Effect > Generate > Stroke. Perbesarlah ukuran stroke sehingga menutupi teks kita.

stroking image
stroking image

Langkah ke 6:
Ubahlah Paint Style menjadi Reveal Original Image.

revealing stroke
revealing stroke

Langkah ke 7:
Pastikan slider berada pada awal frame seperti ini.

slider
slider

Langkah ke 8:
Tampilkan Effect Stroke pada Source name dengan cara mengklik tombol segitiga sampai terlihat efek Stroke itu.

start
start

Langkah ke 9:
Pada bagian Start, kliklah stopwatch. Ganti nilainya menjadi 100%.

keying
keying

Langkah ke 10:
Geser Slider menuju pada detik ke 2, klik keyframe dan ganti nilainya menjadi 0%.

keying 2
keying 2

Langkah ke 11:
Selesai.
Render
Sekarang waktunya merender, yaitu menjadikan file project kita menjadi file openable -dengan program lain- seperti format avi dan gif. Kita akan mencoba merender file yang baru kita buat tadi yaitu sebagai berikut:
Langkah ke 1:
Pilih menu Composition > Add to Render Queue.
Langkah ke 2:
Maka akan terlihat jendela Current Render pada bagian bawah. Klik Best Settings pada Render Settings. Pilih pilihan yang anda inginkan. Langsung saja pilih ok.
Langkah ke 3:
Pilih Loseless pada bagian Output Module. Lalu ubah opsi-opsi yang anda inginkan. Pada contoh ini kita menginginkan outputnya adalah format gif. Ganti format menjadi animated gif. Lalu klik Ok.

lossless
lossless

Langkah ke 4:
Pada bagian Output To: Tentukan direktori untuk file tersebut.
Langkah ke 5: Lalu klik tombol Render.
Yap, cukup sekian dulu pengenalan kita dengan After Effect. Kami juga berencana akan membuat Video Tutorial yang khususon membahas tentang After Effect ini segera.InsyaALLOH. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.